“Bersama Dalam Persaudaraan, Wujudkan Nilai-Nilai Kemanusiaan”
Hola Sobat Kampus! Pada Jumat, 14 April 2023 yang lalu, seluruh siswa-siswi SMP Strada Kampung Sawah mengikuti kegiatan PERJUSA atau yang lebih dikenal sebagai Perkemahan Jumat sabtu. Kegiatan PERJUSA ini dilaksanakan di lingkungan SMP Strada Kampung Sawah selama dua hari (14/15 April). Kegiatan ini dimulai dengan registrasi pada pukul 07.00 WIB.
Kegiatan PERJUSA diawali dengan upacara pembuka yang dipimpin Raja (8.3) dengan Kak Anton (perwakilan Strada Cabang Bekasi) sebagai pembinanya. Pembukaan PERJUSA ditandai dengan pemukulan gong oleh Kak Anton. Kegiatan pertama pagi itu adalah mengenal dan membuat tanaman hydroponic sederhana. Alat dan bahan yang dibutuhkan diantartanya, botol plastik ukuran 600ml, kain flannel, rokwol, bibit tanaman, cutter, dan gunting. Pengenalan Hydroponik dipandu Kak Yustin dan Kak Lia yang dibantu juga oleh Kak Yanti. Pertama, seluruh siswa dalam regunya diminta untuk membagi tugas. Tugas-tugasnya antara lain, membelah botol plastik menjadi dua bagian, memotong flannel sepanjang kurang lebih 20cm, melubangi bagian tutup botol, dan mengambil rokwol basah beserta bibit tanamannya. Seluruh siswa terlihat antusias dalam pengerjaan hydroponic sederhana.
Kegiatan kedua adalah pengolahan limbah sampah plastik yang disampaikan materinya melalui tim AKSATA. Tim AKSATA mengenalkan kepada siswa-siswi macam-macam plastik dan hasil pengolahan limbah plastik tersebut. Selain itu dalam penyajian materinya, tim AKSATA menunjukan kebolehannya melalui penggalan lagu dan atraksi sulap. Menjelang penghujung sesi, tim AKSATA memberikan giveaway kaos kepada siswa yang dapat menjawab pertanyaan dengan tepat. Kegiatan pengenalan pengolahan sampah ditutup dengan bermain engklak yang mana di akhir kotak siswa diminta melemparkan sampah plastik yang sudah mereka siapkan ke dalam karung.
Setelah menyimak pemaparan materi terkait hydroponic dan pengolahan sampah, seluruh siswa-siswi diminta mempersiapkan diri dan berganti pakaian untuk mengikuti sesi Wide Game di lingkungan Gereja Servatius. Wide game dibagi menjadi 5 pos besar. Tujuan dari Wide Game adalah mengasah pengetahuan seputar kepramukaan. Pos 1 adalah Pionering. Setiap regu ditugaskan membuat tiang bendera. Pada pos 1 Kak Nancy dan Kak Widodo yang mendampingi seluruh regu. Pos 2 adalah sandi morse. Pos 2 dipandu Kak Lia dan Kak Endang. Setiap regu diminta untuk menerjemahkan sandi morse yang diberikan dan menjawabnya secara serentak bersama regunya. Pos 3 adalah P3K. Pada pos 3 dipandu Kak Rini dan Kak Sari. Setiap regu diminta memperagakan penggunaan mitela untuk pertolongan pertama. Pos 4 dipandu Kak Yanti dan Kak Dion. Pada pos ini seluruh regu melakukan senam pelajar pancasila. Wide Game pos 1-4 dilaksanakan di lingkungan Gereja Servatius.
Setelah menyelesaikan 4 pos, seluruh regu kembali ke sekolah untuk menyelesaikan pos terakhir yaitu halang rintang. Pos 5 dipandu Kak Dewi, Kak Yustin, Kak Samuel, Kak Joko, Kak Wahyu, dan Kak Toro. Pada pos terakhir ini kekompakkan antar regu dipertaruhkan. Setiap regu harus menyelesaikan beberapa rintangan yang telah disiapkan diantaranya, estafet air, merangkak di bawah jaring, dan mengeluarkan bola pada pipa peralon. Keseruan pos 5 semakin terlihat. Antar regu berlomba menjadi yang tercepat di setiap ronde permainannya. Jelas basah kuyur akibat guyuran air menambah euforia di pos terakhir ini. Kegiatan Wide Game berakhir pada pukul 17.00 WIB. Siswa-siswi kelas 9 kembali ke rumah, sedangkan kelas 7 dan 8 mempersiapkan makan malamnya.
Mulai pukul 17.00-19.30 seluruh regu kelas 7 dan 8 mempersiapkan makan malam. Selain itu, makanan yang sudah mereka siapkan akan dinilai oleh kakak Pembina. Malam itu cuaca kurang mendukung untuk melanjutkan kegiatan. Namun tak berselang lama, cuaca kembali cerah. Seluruh regu berkumpul di sekitar lapangan sekolah. Pukul 20.30 upacara api unggun yang dipimpin Samgar (8.1) dengan pembina Kak Dewi dimulai. “Api kita sudah menyala!” seluruh ketua regu masuk ke tengah lapangan sambil membawa obor di tangan kanannya. Upacara api unggun selesai ditandai dengan api yang menyala. Kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni dari setiap regu. Masing-masing regu telah mempersiapkan atraksi yang akan ditampilkan secara bersama-sama. Atraksi yang ditampilkan antara lain menari tradisional, menari modern, gerak dan lagu, dan drama. Malam itu kegiatan ditutup dengan renungan malam yang dipimpin Kak Joko.
Hari kedua dimulai dengan renungan pagi yang dipimpin Kak Yustin. Seluruh regu berkumpul di lapangan untuk mengikuti kegiatan pagi. Setelah renugnan pagi, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi yang dimpipin beberapa siswa. Senam pagi diiringi dengan lagu tradisional Poco-Poco dan Candy. Setelah senam pagi, seluruh regu mempersiapkan sarapan mereka di lapangan. Kegiatan selanjutnya adalah memainkan permainan tradisional yaitu benteng. Beberapa regu dikumpulkan menjadi satu dan dipilih perwakilannya untuk bermain benteng. Panas terik sudah mulai naik namun tidak memudarkan semangat para siswa yang berkejaran menjaga bentengnya masing-masing. Hari itu kegiatan ditutup dengan upacara penutup. Kak Ester menjadi pembinanya menyampaikan juga pemenag dalam beberapa kegiatan kemah yang sudah dilaksanakan. Pemenangnya antara lain, Juara Wide Game regu putra adalah Komodo dari (8.3) dengan ketua regu Ardi dan regu putri dipimpin Tulip dari (8.3) dengan ketua regu Kirani. Juara memasak dimenangkan regu Kobra (8.1) dan Bougenvile (8.1). Juara penampilan atraksi dimenangkan regu Violet (8.3) yang menampilkan tradisional dan regu Rajawali (8.3) yang menampilkan modern dance. Selamat untuk para pemenang. Semoga melalui kegiatan PERJUSA ini banyak nilai-nilai kehidupan yang dapat dipetik untuk siswa-siswi kita. Salam sehat, Salam AMDG!
dokumentasi PERJUSA lainnya dapat diakses melalui tautan berikut
Tetap bisa kemping meskipun di sekolah. 🤗
Seru ….dan menyenankan…
Salam pramuka Sukses Terus SMP Strada Kampung Sawah
Walaupun tidak ikut kemping, sangat swru dan menyenangkan sekali melihat dari berita dan foto-fotonya. Salam Pramuka.